Insight4 menit baca

Hanya aroma yang disukai yang bekerja.

Dua puluh empat orang, tiga aroma, satu rangkaian tes kognitif dan rekaman gelombang otak. Jeruk manis, yang disukai semua orang, menaikkan kinerja. Cuka putih, yang tidak disukai siapa pun, menurunkannya. Dan peppermint, ini bagian pentingnya, hanya membantu mereka yang menyukainya.

Ditulis oleh tim ShizenSumber: Building and Environment, vol. 271, artikel 112603 — Maret 2025Semua artikel InsightTerjemahan Bahasa Indonesia oleh tim Shizen dari artikel asli berbahasa Inggris.
Shizen SBV1 di dinding sebuah lounge modern dengan tanaman dan sofa
Shizen SBV1 di dinding sebuah lounge. Aroma yang sama bisa membantu satu orang dan mengganggu orang lain — karena itu Shizen selalu menguji dua–tiga aroma dengan tim. Visual: Shizen.
24pesertates kognitif, kuesioner, EEG
3aroma: peppermint, jeruk manis, cuka putihdisukai, dibenci, dan terbelah
15 : 9suka : tidak suka peppermintdan hasilnya mengikuti preferensi

Sebelum memilih aroma untuk kantor, ada satu temuan yang sebaiknya diketahui setiap pemilik ruang. Tim peneliti dari Qingdao, Tiongkok, menerbitkannya di jurnal Building and Environment pada Maret 2025: pengaruh aroma pada kinerja kognitif ternyata bergantung pada apakah orang itu menyukai aromanya.1 Bukan pada jenis aromanya saja. Pada sukanya.

Tiga aroma, satu tes

Dipilih supaya ada yang disukai, dibenci, dan terbelah.

Para peneliti memilih tiga aroma dengan sengaja. Jeruk manis, yang disukai semua 24 peserta. Cuka putih, yang tidak disukai siapa pun. Dan peppermint, yang membelah ruangan: 15 orang menyukainya, 9 tidak. Setiap peserta mengerjakan tes kognitif di bawah tiap aroma, mengisi kuesioner kenyamanan dan perhatian, dan direkam gelombang otaknya (EEG) di dua ruang uji berukuran 3 × 2,7 meter.1

Hasilnya

Suka dulu, baru pintar.

Di bawah jeruk manis — dan di bawah peppermint bagi yang menyukainya — rasa senang peserta naik, dan kinerja kognitif ikut naik. Di bawah cuka putih terjadi kebalikannya. Peppermint yang persis sama memberi peningkatan kognitif yang lebih besar pada kelompok yang menyukainya daripada pada kelompok yang tidak.1

Shizen SBV1 di dekat tangga spiral
Shizen SBV1 di dekat tangga. Intensitas diatur lewat aplikasi, jadi aroma bisa diturunkan tanpa mematikan sistem. Visual: Shizen.

Rekaman otak menjelaskan mekanismenya: daya gelombang theta (tanda perhatian menurun) berkorelasi negatif dengan kinerja, sementara daya gelombang beta, rasa senang, tingkat perhatian, dan penilaian kenyamanan aroma berkorelasi positif. Dengan kata lain: aroma yang menyenangkan membuat orang lebih waspada, dan orang yang lebih waspada bekerja lebih baik. Aroma yang menyegarkan memang berpengaruh — tetapi pengaruhnya disaring oleh selera.

Aroma yang sama bisa membantu satu orang dan mengganggu orang lain.
Kenapa ini penting untuk kantor

Aroma pilihan satu orang bisa gagal untuk tiga puluh.

Di banyak kantor, aroma dipilih oleh satu orang — pemilik, manajer gedung, atau pemasok. Studi ini menunjukkan risikonya: aroma yang disukai pemilik bisa menurunkan kinerja sebagian tim yang tidak menyukainya. Itu sebabnya bank terbesar Jepang memilih aromanya lewat pemungutan suara karyawan dan nasabah, dan sembilan dari sepuluh pemilih menyukainya. Kuncinya bukan aroma yang paling disukai satu orang, melainkan aroma yang tidak dibenci siapa pun.

Apa artinya untuk ruang Anda

Sebelum memilih aroma kantor.

1

Uji dengan tim, bukan di ruang rapat direksi.

Pasang dua–tiga aroma bergantian, masing-masing beberapa hari, di ruang yang benar-benar dipakai. Tanyakan satu hal: adakah yang mengganggu? Aroma yang lolos adalah yang tidak dikeluhkan siapa pun.

2

Cari yang netral-menyenangkan.

Dalam studi ini jeruk manis disukai oleh semua orang. Keluarga sitrus, teh hijau dan kayu lembut jarang membelah tim; aroma manis atau sangat khas lebih sering membelah.

3

Intensitas rendah dan bisa diubah.

Yang tidak suka biasanya terganggu oleh kekuatan, bukan jenisnya. Mesin Shizen diatur lewat aplikasi — intensitas, jadwal, jam kerja — jadi aroma bisa diturunkan tanpa mematikan sistem.

Bagaimana Shizen mengerjakannya

Merek Jepang, disewa bulanan.

Shizen adalah merek Jepang — by Botanica Fragrance Japan — dengan lebih dari 100 aroma, termasuk seri yang terinspirasi hotel bintang lima. Sistemnya disewa bulanan: mesin, instalasi, fragrance oil, perawatan berkala dan penggantian unit termasuk, kontrak minimum 12 bulan. Survei ruang gratis, tanpa komitmen.

Portable · SBX115–30 m²Rp597.000 / bulanbutik, klinik, ruang rapat, meja resepsionis
Cozy · SBA181–200 m²Rp998.000 / bulanrestoran, showroom, lantai retail, gym
Prestige · SBA2201–300 m²Rp1.186.000 / bulanlobi hotel, kantor eksekutif, butik flagship

Harga paket per September 2026. Enam paket lengkap, sampai 2.000 m², ada di halaman utama.

Shizen SBA2
Sumber dan catatan

Dari mana angka-angka ini.

  1. Zhen Tong, Xiaorui Liu, Yulong Song, Hongyu Guan, Xinran Wen, Songtao Hu, Mingli Lu (Shandong Engineering Research Center of Healthy Environment and Low-Carbon Energy, Qingdao), Building and Environment, vol. 271, article 112603. Angka peserta, aroma dan korelasi EEG diambil dari abstrak dan ringkasan makalah, bukan hasil pengukuran Shizen.
  2. Shizen tidak berafiliasi dengan perusahaan, media atau peneliti yang disebut di artikel ini; mereka disebut sebagai sumber.
  3. Efek aroma pada suasana ruang bergantung pada ruang, intensitas dan aroma yang dipilih. Karena itu kami selalu mulai dengan survei ruang dan uji dua–tiga aroma.