Pada Juni 2025 Nikkei menulis bahwa produk dan jasa yang “mewarnai ruang bersama dengan aroma” sedang menarik perhatian di Jepang.1 Dua contohnya datang dari perusahaan besar yang biasanya tidak dikaitkan dengan hotel atau kantor: S.T., produsen pewangi rumah tangga, akan mengirim pewangi-penghilang bau untuk hotel sampai total 300.000 kamar pada 2028; dan Rohto, perusahaan farmasi, menjual aroma diffuser untuk kantor. Keduanya menjual satu hal yang sama — bukan harum, melainkan rasa “tempat ini terawat”.
Lantai 15Santai, tetapi tetap bisa fokus.
Laporan itu dibuka di kantor pusat Misawa Homes, pengembang perumahan, di Shinjuku, Tokyo. Masuk ke sebuah ruang di lantai 15, aroma sitrus tercium tipis. “Kami ingin tempat yang membuat orang rileks tetapi tetap bisa berkonsentrasi,” kata Miyako Uemura, yang ikut merancang lantai itu.1
Dua kata itu — tipis, dan tujuan yang jelas — adalah seluruh pelajarannya. Aroma di ruang kerja tidak dimaksudkan untuk dicium; ia dimaksudkan untuk tidak disadari, sampai orang pulang dan menyadari harinya terasa lebih ringan.
Tempat yang membuat orang rileks — tetapi tetap bisa berkonsentrasi.Dari rumah tangga ke hotel dan kantor
Dua perusahaan besar, dua jalan masuk.
S.T. masuk lewat hotel: produk pewangi-penghilang bau untuk kamar, dengan target kumulatif 300.000 kamar pada 2028.1 Rohto masuk lewat kantor, dengan diffuser dari laboratorium aromanya BÉLAIR LAB, yang sudah dijual sejak 2021.4

Yang paling jujur mungkin adalah S.T. sendiri. Perusahaan itu membuat aroma korporatnya — dari lebih dari 34.000 kata hasil wawancara karyawan dan mitra, tiga kandidat, lalu pemungutan suara seluruh karyawan — dan memakainya di pintu masuk kantor pusatnya serta pada kartu nama yang dibagikan saat bertemu klien.3 Sebuah perusahaan pewangi yang memberi aroma pada ruangnya sendiri: tanda bahwa ini dianggap serius.
Pasar kecil yang tumbuhAngka dari asosiasi aroma Jepang.
Seberapa besar? Asosiasi Lingkungan Aroma Jepang (AEAJ) menghitung pasar jasa pewangi ruang di Jepang sebesar 2,3 miliar yen pada 2024 — naik 6% dari 2021 — di dalam pasar produk beraroma senilai 419,3 miliar yen.2 Kecil dibanding pasar pewangi rumah tangga, tetapi arahnya naik, dan pemainnya kini perusahaan-perusahaan besar. Di Indonesia, kami melihat pola yang sama dua–tiga tahun lebih lambat: dari hotel, ke showroom dan klinik, lalu ke kantor.




