The Japan Times「Firms turn to fragrance to foster employee unity and brand strategy」2026年9月24日(時事通信配信)。調査の数値(MUFGの投票者の90%、NEC社員の約半数)と各社の発言は同記事によるもので、Shizenが測定したものではありません。
MUFG chose it by a vote of employees and customers. NEC designed five aromas for its employees’ desks. S.T. has made workplace scent a line of business. The Japan Times reported it on 24 September.
Written by the Shizen teamSource: The Japan Times (a Jiji report), 24 September 2026All Insight articlesOriginal article in English. Also available in Bahasa Indonesia and Japanese.
A Shizen SBX1 on a work desk. At NEC, employees keep their aroma at the desk and pick it for the day’s work. Image: Shizen.
1scent for the whole groupMUFG, Tokyo
90%of voters liked itMUFG employees and customers
5aromas on employees’ desksNEC, designed with AI
On 24 September The Japan Times reported a new wave among Japanese companies: fragrance used as part of brand strategy and as a way to build a sense of unity among employees.1 Not an ordinary air freshener — a scent chosen deliberately, the way a logo is chosen. The reasoning is simple: smell is intuitive and memorable, so a consistent scent helps shape a company’s image while making the workplace pleasant.
One scent for one group
MUFG chose its scent by vote.
Mitsubishi UFJ Financial Group, Japan’s largest financial group, adopted a signature scent — named “MUFG Fragrance” — as part of its effort to create a comfortable workplace and strengthen its brand strategy. The chosen scent is fresh and forest-like. It came through from three finalists by a vote of employees and customers; nine in ten voters liked it.
From around October the scent fills the reception areas and other spaces of MUFG’s Tokyo head office; branches are being considered. The interesting part is not only the outcome. Ahead of a new headquarters in 2030 that will house the group’s bank, trust bank and securities arms, representatives of each company held long discussions to pick one scent together — the process itself was used to build a sense of one group.
Fragrance treated like a logo: one scent, consistent in every space a customer enters.
A scent chosen for the day’s work
NEC designed five aromas with its own AI.
NEC took a more technical route. It trained its generative AI on employee behaviour guidelines and photos of its work areas, then had a perfumer refine the AI’s proposals into five aromas. Employees keep the oils on their desks and pick one to suit the day’s work.
The Shizen SBX1 — a small battery-powered unit, no cable: boutiques, clinics, meeting rooms, reception desks. Image: Shizen.
In NEC’s internal survey, about half of the employees who used them said their work efficiency had improved.1 Convincing enough that NEC is considering developing and selling original fragrances to manufacturers and transport companies.
Not just two companies
S.T. made it a growth area.
Household-products maker S.T. lists fragrance-based workplace management as one of its growth areas and is developing original aroma oils for local governments and businesses. In other words: in Japan, scent at work has moved from a nice touch to a budgeted programme.
What it means for your space
What to borrow from Tokyo.
1
Fragrance is part of identity, not air freshening.
MUFG treats it like a logo: one scent, consistent in every space a customer enters. Offices, showrooms and clinics in Indonesia can do the same — guests remember how a space felt long after they forget what was in it.
2
Let employees choose.
Ninety percent of MUFG’s voters approved because they were involved. We suggest the same: try two or three scents in your space before deciding.
3
Start with the rooms people pass through most.
Reception and lobby first, as MUFG did. For a whole office floor, a unit connected to the central air-conditioning — SBA1 or SBV1 — carries the scent from a single point. For a meeting room or reception desk, one small battery unit (SBX1) is enough.
How Shizen does it
A Japanese brand, rented monthly.
Shizen is a Japanese brand — by Botanica Fragrance Japan — with more than 100 fragrances, including a series inspired by five-star hotels. The system is rented monthly: machine, installation, fragrance oil, regular servicing and unit replacement included, minimum contract 12 months. A free site survey, no commitment.
Plan prices as of September 2026. All six plans, up to 2,000 m², are on the home page.
Sources and notes
Where these figures come from.
The Japan Times, “Firms turn to fragrance to foster employee unity and brand strategy”, 24 September 2026 — a Jiji news agency report. The survey figures (90% of MUFG voters; about half of NEC’s employees) and the company statements are as reported there, not Shizen’s own measurements.
Shizen is not affiliated with the companies, media or researchers named in this article; they are cited as sources.
The effect of a scent on a space depends on the room, the intensity and the fragrance chosen. That is why we always start with a site survey and a trial of two or three scents.
MUFG memilihnya lewat pemungutan suara karyawan dan nasabah. NEC merancang lima aroma untuk meja kerja karyawannya. S.T. menjadikan aroma di tempat kerja sebagai bisnis. The Japan Times melaporkannya pada 24 September.
Ditulis oleh tim ShizenSumber: The Japan Times (laporan Jiji), 24 September 2026Semua artikel InsightTerjemahan Bahasa Indonesia oleh tim Shizen dari artikel asli berbahasa Inggris.
Shizen SBX1 di meja kerja. Di NEC, karyawan menyimpan aromanya di meja dan memilih sendiri sesuai pekerjaan hari itu. Visual: Shizen.
1aroma untuk seluruh grupMUFG, Tokyo
90%pemilih menyukainyakaryawan dan nasabah MUFG
5aroma di meja karyawanNEC, dirancang dengan AI
Pada 24 September The Japan Times melaporkan gelombang baru di perusahaan-perusahaan Jepang: aroma dipakai sebagai bagian dari strategi merek dan sebagai cara membangun rasa kebersamaan di antara karyawan.1 Bukan pewangi ruangan biasa — aroma yang dipilih dengan sengaja, seperti memilih logo. Alasannya sederhana: indera penciuman itu intuitif dan mudah diingat, jadi aroma yang konsisten ikut membentuk citra perusahaan sekaligus membuat tempat kerja terasa nyaman.
Satu aroma untuk satu grup
MUFG memilih aromanya lewat pemungutan suara.
Mitsubishi UFJ Financial Group, grup keuangan terbesar Jepang, menetapkan aroma khasnya — dinamai “MUFG Fragrance” — sebagai bagian dari upaya membuat tempat kerja yang nyaman dan memperkuat strategi mereknya. Aroma yang dipilih segar dan mengingatkan pada hutan. Ia lolos dari tiga kandidat akhir lewat pemungutan suara karyawan dan nasabah; sembilan dari sepuluh pemilih menyukainya.
Mulai sekitar Oktober, aroma itu mengisi area resepsionis dan ruang lain di kantor pusat MUFG di Tokyo; cabang-cabang sedang dipertimbangkan. Yang menarik bukan hanya hasilnya. Menjelang gedung kantor pusat baru pada 2030 yang akan menampung bank, trust bank dan sekuritas grup itu, perwakilan tiap perusahaan berdiskusi panjang untuk memilih satu aroma bersama — prosesnya sendiri dipakai untuk membangun rasa satu grup.
Aroma diperlakukan seperti logo: satu aroma, konsisten di setiap ruang yang dimasuki nasabah.
Aroma yang dipilih sesuai pekerjaan hari itu
NEC merancang lima aroma dengan AI-nya sendiri.
NEC menempuh jalan yang lebih teknis. Perusahaan itu melatih AI generatifnya dengan pedoman perilaku karyawan dan foto-foto ruang kerja, lalu meminta seorang perfumer menyempurnakan usulan AI menjadi lima aroma. Karyawan menyimpan minyak aromanya di meja dan memilih sesuai jenis pekerjaan hari itu.
Shizen SBX1 — unit kecil bertenaga baterai, tanpa kabel: butik, klinik, ruang rapat, meja resepsionis. Visual: Shizen.
Dalam survei internal NEC, sekitar separuh karyawan yang memakainya mengatakan efisiensi kerjanya membaik.1 Hasil itu cukup meyakinkan sehingga NEC mempertimbangkan mengembangkan dan menjual aroma orisinal untuk pabrik dan perusahaan transportasi.
Bukan hanya dua perusahaan
S.T. menjadikannya area pertumbuhan.
Produsen produk rumah tangga S.T. menempatkan pengelolaan tempat kerja lewat aroma sebagai salah satu area pertumbuhannya, dan mengembangkan minyak aroma orisinal untuk pemerintah daerah dan perusahaan. Dengan kata lain: di Jepang, aroma di tempat kerja sudah bergerak dari “sentuhan manis” menjadi program yang dianggarkan.
Apa artinya untuk ruang Anda
Yang bisa ditiru dari Tokyo.
1
Aroma adalah bagian dari identitas, bukan pewangi.
MUFG memperlakukannya seperti logo: satu aroma, konsisten di setiap ruang yang dimasuki nasabah. Kantor, showroom dan klinik di Indonesia bisa melakukan hal yang sama — tamu mengingat bagaimana sebuah ruang terasa jauh lebih lama daripada apa yang mereka lihat di dalamnya.
2
Karyawan ikut memilih.
Sembilan puluh persen pemilih MUFG setuju karena mereka dilibatkan. Kami menyarankan hal yang sama: coba dua–tiga aroma di ruang Anda sebelum memutuskan.
3
Mulai dari ruang yang paling sering dilalui.
Resepsionis dan lobi dulu, seperti MUFG. Untuk satu lantai kantor, unit yang terhubung ke AC sentral — SBA1 atau SBV1 — menyebarkan aroma dari satu titik. Untuk ruang rapat atau meja resepsionis, satu unit kecil bertenaga baterai (SBX1) sudah cukup.
Bagaimana Shizen mengerjakannya
Merek Jepang, disewa bulanan.
Shizen adalah merek Jepang — by Botanica Fragrance Japan — dengan lebih dari 100 aroma, termasuk seri yang terinspirasi hotel bintang lima. Sistemnya disewa bulanan: mesin, instalasi, fragrance oil, perawatan berkala dan penggantian unit termasuk, kontrak minimum 12 bulan. Survei ruang gratis, tanpa komitmen.
Harga paket per September 2026. Enam paket lengkap, sampai 2.000 m², ada di halaman utama.
Sumber dan catatan
Dari mana angka-angka ini.
The Japan Times, “Firms turn to fragrance to foster employee unity and brand strategy”, 24 September 2026 — laporan kantor berita Jiji. Angka survei (90% pemilih MUFG; sekitar separuh karyawan NEC) dan pernyataan perusahaan dikutip dari laporan tersebut, bukan hasil pengukuran Shizen.
Shizen tidak berafiliasi dengan perusahaan, media atau peneliti yang disebut di artikel ini; mereka disebut sebagai sumber.
Efek aroma pada suasana ruang bergantung pada ruang, intensitas dan aroma yang dipilih. Karena itu kami selalu mulai dengan survei ruang dan uji dua–tiga aroma.